Ledakan di Pabrik Baja Sidoarjo Tewaskan Kernet Truk, Korban Terkena Serpihan
jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Ledakan di pabrik PT Great Wall Steel, Desa Janti, Waru, Senin (6/4) tak hanya menyisakan kepanikan, tetapi juga duka. Seorang pria yang bukan pekerja pabrik menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Korban diketahui merupakan kernet truk asal Wonosobo. Saat kejadian berlangsung, dia tidak sedang bekerja, melainkan tengah beristirahat dan makan di area pabrik.
HRD GA PT GWS Heri Prasetyo mengungkapkan korban berada di lokasi sebagai bagian dari aktivitas pengiriman, bukan sebagai karyawan.
“Korban yang meninggal ini kernet, posisinya lagi istirahat, lagi makan,” ujarnya.
Di tengah aktivitas pabrik, posisi korban sebenarnya cukup jauh dari titik ledakan, bahkan diperkirakan lebih dari 50 meter. Dia juga berada di balik beberapa truk yang terparkir.
Namun, situasi tak terduga terjadi. Serpihan dari ledakan justru melayang jauh dan mengenai tubuh korban hingga menyebabkan luka serius.
“Jaraknya cukup jauh, lebih dari 50 meter, tetapi terkena serpihan,” kata Heri.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong.
Korban meninggal dunia saat ledakan di Pabrik Waru ternyata kernet, terkena serpihan saat makan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News