BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di Jatim Jelang Mudik Lebaran
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Jawa Timur menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Kepala BMKG Juanda Taufiq Hermawan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari ke depan.
“Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es sampai 20 Maret 2026,” kata Taufiq, Sabtu (14/3).
Sejumlah daerah yang berpotensi terdampak antara lain Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Gresik, Kediri, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Jember, Pasuruan, Bojonegoro, Jombang, Lamongan, Pamekasan, Tuban serta sejumlah kota seperti Surabaya, Batu, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, Kediri, dan Blitar.
Taufiq menjelaskan saat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur memasuki masa pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau. Namun, sejumlah fenomena atmosfer global justru meningkatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Menurut dia, kondisi itu dipengaruhi oleh aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin yang melintasi wilayah Jawa Timur.
“Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak adanya gangguan atmosfer Madden Julian Oscillation secara spasial dan Gelombang Kelvin yang melintasi wilayah Jawa Timur,” ujarnya.
Selain itu, suhu muka laut di perairan selatan Jawa Timur yang masih hangat serta kondisi atmosfer yang labil juga mendukung terbentuknya awan konvektif yang memicu hujan lebat disertai petir.
BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur hingga 20 Maret menjelang periode mudik Lebaran 2026.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News