Fasum di Graha Family Diduga Dialihkan Jadi Kafe, Warga Lapor Polisi

Sabtu, 14 Maret 2026 – 19:27 WIB
Fasum di Graha Family Diduga Dialihkan Jadi Kafe, Warga Lapor Polisi - JPNN.com Jatim
Kuasa hukum warga Graha Family Sidabuke dan Alexander Maria Pribadi menunujukkan laporan polisi terkait dugaan penyalahgunaan fasum untuk lahan komersial kafe. Foto: Source for JPNN

Perwakilan warga, Alexander Maria Pribadi, menyebut mayoritas warga justru menolak perubahan fungsi lahan tersebut.

“Faktanya sekitar 90 persen warga menolak. Kami juga sudah memasang banner protes, tetapi diturunkan,” ujarnya.

Menurut Alexander, warga telah mengurus izin pemasangan banner protes ke kepolisian setempat, tetapi spanduk tersebut tetap diturunkan pada hari yang sama.

"Kami memasang banner protes, izin ke polres, polsel, tetapi sore sudah dipaksa diturunkan. Aspirasi warga seolah dibungkam," ucapnya. 

Dia juga mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap warga terkait perubahan peruntukan lahan.

Beberapa warga yang mengurus dokumen hak guna bangunan (HGB) disebut diminta menandatangani perjanjian perubahan peruntukan lahan.

“Ini bentuk tekanan. Seolah warga dipaksa menerima perubahan tersebut,” katanya.

Warga menilai perubahan fungsi fasum itu bertentangan dengan ketentuan dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 52 Tahun 2017 yang mensyaratkan persetujuan minimal dua pertiga pemilik lahan untuk perubahan tata ruang.

Pembangunan The Nook Cafe di kawasan Graha Family Surabaya diprotes warga karena lahan disebut merupakan fasilitas umum yang dialihkan menjadi bisnis.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News