BBPJN Kejar Perbaikan 550 Lubang Jalan Nasional Jatim Sebelum Arus Mudik
"Di setiap posko tersebut akan disiagakan peralatan Disaster Relief Unit (DRU) guna mengantisipasi potensi bencana seperti longsor maupun banjir di jalur nasional," jelasnya.
Selain itu, BBPJN juga membentuk posko gabungan di sejumlah titik rawan banjir bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, BBWS Brantas, serta BBWS Penida di Bali.
Koordinasi mitigasi bencana juga dilakukan bersama BPBD, Basarnas, serta unsur Forkopimda di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dan Bali.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah juga akan membuka secara fungsional ruas Tol Probolinggo–Banyuwangi atau Prosiwangi sepanjang 50 kilometer mulai 14 Maret hingga 28 Maret 2026 tanpa tarif alias gratis.
Ruas Gending hingga Besuki sepanjang sekitar 25 kilometer akan dibuka selama 24 jam. Sementara segmen Paiton hingga Besuki hanya dapat dilalui kendaraan kecil pada pukul 06.00–16.00 WIB karena fasilitas penerangan jalan umum (PJU) belum sepenuhnya terpasang dan masih menunggu Sertifikat Laik Operasi (SLO). (antara/mcr12/jpnn)
BBPJN Jawa Timur–Bali menargetkan 550 lubang di jalan nasional Jatim tertutup pada Selasa (10/3) sebagai persiapan jalur mudik Lebaran 2026.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News