Gubernur Khofifah Dorong Normalisasi Truk ODOL Demi Keselamatan dan Infrastruktur Jalan
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan bahaya kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang tidak hanya meningkatkan risiko kecelakaan, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.
Karena itu, dia menegaskan pentingnya normalisasi dimensi kendaraan sebagai langkah menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib.
Menurut Khofifah, kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih terbukti berdampak besar terhadap keselamatan pengguna jalan serta kualitas infrastruktur.
Beban yang melebihi kapasitas jalan membuat kerusakan lebih cepat terjadi dan meningkatkan kebutuhan anggaran perbaikan.
“ODOL bukan hanya soal pelanggaran aturan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlanjutan infrastruktur jalan,” ujar Khofifah.
Salah satu upaya untuk menakan angka ODOL adalah memfasilitasi sopir truk untuk normalisasi dimensi agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku.
Pemprov juga memberikan dukungan pembiayaan pemotongan dimensi kendaraan bagi sopir yang belum mampu melakukannya secara mandiri.
Pengukuran kendaraan bisa dilakukan di Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur mencatat ratusan kendaraan milik anggota Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT).
Gubernur Khofifah ajak sopir truk normalisasi kendaraan, targetkan zero ODOL 2027.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News