Eri Temukan Jukir Tanpa Tanda Pengenal Saat Sidak Parkir di Taman Bungkul
“Agar orang tahu kalau itu jukir resmi. Kalau tidak pakai tanda pengenal dikira tidak resmi, lalu me-tarif di atas standar harga, bisa ramai. Makanya kita gunakan non tunai itu,” ujarnya.
Dia meminta Dishub memasang plakat parkir non tunai di seluruh titik parkir tepi jalan umum (TJU) serta menampilkan foto jukir resmi yang bertugas di setiap lokasi parkir.
Setelah dari Taman Bungkul, Eri bersama jajaran TNI/Polri melanjutkan pengecekan fasilitas parkir di kawasan Taman Apsari. Dari evaluasi di dua lokasi tersebut, ia menilai masih banyak warga yang belum mengetahui atau belum terbiasa menggunakan sistem pembayaran parkir non tunai.
“Jadi, warga ini masih ada yang pakai tunai dan ada yang non tunai. Dari evaluasi ini kita akan pasang plakat non tunai dan sediakan kartu e-wallet. Jadi ketika bayar Rp5 ribu, nanti isinya juga Rp5 ribu agar warga terbiasa,” jelasnya.
Eri menambahkan, temuan tersebut menjadi bahan evaluasi Pemkot Surabaya untuk memperkuat pengawasan dan sosialisasi sistem parkir non tunai. Dia juga menegaskan akan menindak jukir yang tidak menggunakan atribut resmi.
“Kalau ada yang tidak pakai keplek maka akan kita tangkap dan kita lakukan tipiring agar masyarakat tahu mana jukir resmi dan tidak,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)
Sidak parkir di Surabaya, Wali Kota Eri temukan jukir tak gunakan seragam resmi
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News