Kalimas Timur Bersolek, Kawasan yang Dulu Kumuh Kini Jadi Ruang Wisata dan Kuliner
Mulai dari pembangunan gapura kawasan, pemasangan CCTV, mural, lampu hias di sepanjang Kalimas Timur dan Barat, hingga rencana pembangunan dermaga perahu hias.
Menurut Estu, ke depan wisata perahu di Kalimas akan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
“Jadi, harapannya saat wisata perahu hias dilakukan pada malam hari, yang naik perahu bisa melihat kanan kirinya ada apa lampu hias. Jadi untuk mendorong minat masyarakat untuk ke SWK juga,” terangnya.
Rencana lainnya adalah mengintegrasikan kawasan Kalimas Timur dengan destinasi wisata di Surabaya Utara, termasuk kemungkinan menghadirkan wisata darat menggunakan mobil kuno dari Serambi Ampel menuju SWK Kalimas Timur.
“Jadi, juga ada wacana wisata air dan wisata darat. Jadi ada mobil kuno yang berjalan dari Serambi Ampel ke SWK Kalimas Timur. Masih kita upayakan nanti itu, jadi harapannya bisa terintegrasi dengan wisata-wisata yang ada di kawasan Surabaya utara,” ujarnya.
Selain penataan fisik, pemerintah juga mendorong keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, untuk ikut menghidupkan kawasan tersebut melalui berbagai inovasi.
“Kalau di kampung wilayah lain itu kan ada Kampung Jepang, atau kampung tematik lainnya. Nah, saya berharap di Nyamplungan itu pemudanya bisa membuat suatu kuliner misalnya dan nanti bisa berkolaborasi dengan suatu wisata yang ada,” pungkasnya. (mcr23/jpnn)
Dulu kumuh, kini Kalimas Timur di Surabaya Utara mulai bersolek. Kawasan ini ditata dengan sentra kuliner, lampu hias, dan rencana wisata perahu
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News