Waduk Karangnongko Disebut Jadi Solusi Atasi Banjir Bengawan Solo di Lamongan

Sabtu, 21 Februari 2026 – 14:31 WIB
Waduk Karangnongko Disebut Jadi Solusi Atasi Banjir Bengawan Solo di Lamongan - JPNN.com Jatim
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi (tenga) saat memaparkan kondisi banjir di kawasan Bengawan Jero akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Lamongan, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/HO-Kominfo Lamongan)

Namun operasional penuh waduk diperkirakan baru dapat dilakukan beberapa tahun setelahnya karena masih terdapat kendala pembebasan lahan.

Nilai investasi proyek diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun dengan luas genangan lebih dari 1.000 hektare.

Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu mengurangi risiko banjir, mendukung irigasi ribuan hektare lahan pertanian, serta menyediakan air baku bagi ratusan ribu warga.

Banjir tahunan di Bengawan Jero selama ini berdampak di lima kecamatan di Lamongan, yakni Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mempercepat penanganan darurat sekaligus menyiapkan langkah jangka panjang melalui pembangunan waduk. (antara/mcr12/jpnn)

Waduk Karangnongko disebut menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi banjir Bengawan Solo yang berdampak hingga Lamongan.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News