Air Bengawan Solo Masih Tinggi, BNPB Tambah Pompa Mobile Mengatasi Banjir di Lamongan
Sabtu, 21 Februari 2026 – 11:36 WIB
Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan (kanan) didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (tengah) saat meninjau operasional pompa air dalam penanganan banjir di Kecamatan Deket, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/HO-Kominfo Lamongan)
Banjir di kawasan Bengawan Jero dipicu tingginya intensitas hujan serta kiriman air dari 15 kecamatan yang bermuara di saluran tersebut. Pintu air Kuro belum dapat dibuka karena debit air Bengawan Solo masih tinggi.
Selain itu, luapan Waduk Gondang turut menambah beban debit air. Kapasitas tampung waduk menurun sekitar 65 persen akibat pendangkalan.
Pemkab Lamongan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) kini melakukan normalisasi sungai dan pendalaman waduk sebagai upaya lanjutan penanganan banjir. (antara/mcr12/jpnn)
BNPB menambah pompa 500 liter per detik untuk percepat penanganan banjir di Lamongan. Air belum bisa surut karena debit Bengawan Solo masih tinggi.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Sumber Antara
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News