Jatim Perketat Standar Mutu MBG, Ribuan Dapur Gizi Kantongi Sertifikasi
Selain itu, neraca pasok pangan menjadi perhatian agar bahan baku yang digunakan mengutamakan produk lokal guna mendorong perekonomian daerah.
“Program MBG dirancang untuk memperkuat ekonomi lokal. Karena itu, mitra penyedia bahan baku didominasi pelaku UMKM, BUMDES serta koperasi desa,” kata Khofifah.
Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menegaskan seluruh pemerintah daerah wajib mendukung realisasi program MBG sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.
“Jadi tidak ada alasan pemerintah daerah tidak terlibat atau tidak ikut terlibat karena di Perpres 115 semua pemerintah daerah wajib untuk mendukung suksesnya BGN dalam melaksanakan makan bergizi gratis ini,” ungkapnya.
Secara nasional, pemerintah menargetkan operasional 32.000 SPPG dengan total 82,9 juta penerima manfaat di 38 provinsi.
Saat ini, sekitar 23 ribu SPPG telah berdiri dengan cakupan 60 juta penerima manfaat, dan 7.981 unit di antaranya telah mengantongi SLHS.
“Program ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi membangun fondasi sumber daya manusia. Mulai dari peningkatan gizi anak hingga penguatan pasar bagi petani, peternak, dan nelayan,” ungkapnya. (mcr23/jpnn)
Program MBG di Jatim telah menjangkau 8,4 juta penerima manfaat dengan dukungan 3.339 dapur gizi. Pemprov perkuat standar mutu dan sertifikasi layanan.
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News