Banjir Terjang 17 Desa di Jember, Jembatan Putus dan 3.944 KK Terdampak

Jumat, 13 Februari 2026 – 14:31 WIB
Banjir Terjang 17 Desa di Jember, Jembatan Putus dan 3.944 KK Terdampak - JPNN.com Jatim
Rumah warga terdampak banjir di Jember, Kamis (12/2/2026) malam. ANTARA/Hamka Agung

jatim.jpnn.com, JEMBER - Banjir menerjang 17 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Jember akibat hujan deras yang mengguyur wilayah setempat selama beberapa jam, Kamis (12/2) sore hingga Jumat dini hari.

Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo mengatakan banjir berdampak pada ribuan warga di sejumlah kecamatan.

"Banjir melanda delapan kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK)," kata Edi, Jumat (13/2).

Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air di sejumlah sungai meningkat, antara lain Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Kaliklepuh, Sungai Kalijompo, Sungai Rembangan, Sungai Bedadung, Sungai Karangbayat, dan Sungai Gondangdia.

Pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB, air mulai meluap ke permukiman warga dengan ketinggian bervariasi antara 30 sentimeter hingga dua meter.

“Kemudian menggenangi akses jalan, merobohkan jembatan dan lalu lintas mengalami kemacetan," tuturnya.

Banjir melanda Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, dan Balung. Infrastruktur yang terdampak di antaranya tiga jembatan serta satu pondok pesantren.

Salah satu jembatan yang putus berada di Desa Suci, Kecamatan Panti, akibat diterjang banjir bandang dengan arus cukup deras.

Banjir merendam 17 desa di delapan kecamatan di Jember. Sebanyak 3.944 KK terdampak dan ratusan warga mengungsi.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News