Grand Eastern Klarifikasi Soal Lapangan Padel Ambil Lebar Sungai di Keputih
“Kami membantu normalisasi agar sungai lebih bersih, lebih lebar, dan alirannya lancar. Panjangnya sekitar 150 sampai 200 meter di area kami,” jelas Johan.
Namun, Johan mengakui adanya kelalaian dalam pembangunan atap lapangan padel di sisi utara yang terlalu mepet dari batas perizinan.
“Kelalaian terjadi saat penentuan benchmark, tetapi kami sudah melakukan redesain untuk menggeser posisi atap agar sesuai izin,” katanya.
Dia menyebut proses perbaikan membutuhkan waktu karena harus melalui pekerjaan struktur seperti pemancangan, pembuatan pedestal, pendirian kolom baru, hingga pemotongan atap lama.
“Target kami akhir April selesai karena sempat terpotong libur Lebaran,” ucap Johan.
Johan menambahkan pihaknya terus berkomunikasi dengan dinas terkait agar persoalan tidak berkembang menjadi isu liar.
“Kami menerima teguran dari dinas dan berterima kasih karena diingatkan. Kami siap memperbaiki bangunan yang tidak sesuai perizinan,” tuturnya.
Sementara itu, Lurah Keputih Fajar Febriansyah membenarkan adanya pelanggaran administrasi dalam pembangunan lapangan padel tersebut.
Pengembang Grand Eastern membantah isu penyempitan sungai akibat pembangunan lapangan padel dan mengakui ada pelanggaran administrasi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News