Whulyan Lawan Stigma Nikah Cukup di KUA Lewat Kampanye Wedding Experience
Malik Intertainment memperlihatkan penampilan musik yang bisa dipakai dalam acara pernikahan untuk Gen Z dalam Everlasting Wedding Experience di Surabaya, Minggu (8/2). Foto: Arry Saputra/JPNN
Menurut Sumitro, perubahan gaya hidup Gen Z yang makin minimalis turut memengaruhi industri dekorasi dan bunga.
“Sekarang yang penting foto bagus. Bunga artificial makin dominan, bunga asli makin jarang dipakai, padahal keindahan bunga asli itu beda,” ujarnya.
Melalui Everlasting, pihaknya ingin kembali mengedukasi Gen Z agar mengenal nilai estetika pernikahan yang lebih autentik.
Sementara itu, Founder Malik Entertainment Malik Atmadja menyebut Surabaya masih menjadi barometer industri pernikahan nasional.
“Jawa Timur, khususnya Surabaya, masih menjadi kiblat wedding di daerah lain. Mulai dari dekorasi, musik, hingga konsep acara banyak ditiru daerah lain,” katanya.
Meski terjadi pergeseran budaya, Malik menilai industri harus adaptif tanpa kehilangan makna.
“Pergeseran pasti ada, tetapi harus diikuti dengan edukasi. Modernisasi dan teknologi harus dipakai untuk memperkuat nilai pernikahan, bukan menghilangkannya,” tuturnya. (mcr12/jpnn)
Di tengah tren nikah minimalis, Whulyan menggelar Everlasting Wedding Experience untuk mengajak Gen Z merayakan makna pernikahan.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News