Whulyan Lawan Stigma Nikah Cukup di KUA Lewat Kampanye Wedding Experience

Minggu, 08 Februari 2026 – 18:30 WIB
Whulyan Lawan Stigma Nikah Cukup di KUA Lewat Kampanye Wedding Experience - JPNN.com Jatim
Di tengah tren nikah minimalis, Whulyan menggelar Everlasting Wedding Experience untuk mengajak Gen Z merayakan makna pernikahan. Foto: Arry Saputra/JPNN

“Semua main medsos, kami juga harus ikut. Campaign ini harus diviralkan supaya Gen Z melihat bahwa menikah itu bukan sesuatu yang menakutkan,” katanya.

Perwakilan dari Visesa Wedding Organizer Lita menilai pendekatan berbasis pengalaman menjadi kunci untuk menjangkau generasi muda.

“Gen Z itu suka yang bisa dicoba langsung. Bukan cuma datang, lihat, konsultasi, lalu pulang. Di sini mereka bisa memegang gaun, melihat dekorasi, mencoba makeup, bahkan belajar dari fashion show yang melibatkan 20 MUA,” jelas Lita.

Konsep Everlasting juga mengajak pengunjung menelusuri dimensi waktu pernikahan, dari adat Jawa klasik hingga konsep modern minimalis.

“Ada edukasi buat Gen Z yang suka minimalis. Setelah melihat dekor siraman atau gaun adat, banyak yang akhirnya tertarik dengan konsep tradisional,” katanya.

Founder Mitra Flower & Decorations Sumitro mengungkapkan industri pernikahan dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan signifikan.

“Di 2025, penurunan pernikahan paling parah. Tahun 2023 sekitar 1,5 juta, 2024 turun jadi 1,4 juta, padahal dulu 2013 masih 2,2 juta pernikahan,” ungkapnya.

Whulyan Lawan Stigma Nikah Cukup di KUA Lewat Kampanye Wedding Experience

Di tengah tren nikah minimalis, Whulyan menggelar Everlasting Wedding Experience untuk mengajak Gen Z merayakan makna pernikahan.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News