Bus Tabrak Tronton di Tol Ngawi Kertosono Diduga Akibat Sopir Mengantuk

Sabtu, 31 Januari 2026 – 19:07 WIB
Bus Tabrak Tronton di Tol Ngawi Kertosono Diduga Akibat Sopir Mengantuk - JPNN.com Jatim
Insiden bus tabrak truk tronton Tol Ngawi–Kertosono diduga karena sopir mengantuk. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, NGAWI - Insiden kecelakaan PO Mila Sejahtera bernopol N 7112 UR yang menabrak truk tronton bermuatan pupuk di di KM 594/B Ruas Jalan Tol Ngawi–Kertosono, masuk Desa Sukowidi, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan diduga karena sopir mengantuk.

General Manager Teknik dan Operasi PT JNK Saktia L Dianasari mengatakan akibat insiden ini, lajur 1 dan bahu luar sempat dilakukan penutupan guna proses penanganan di lokasi.

“Berdasarkan informasi awal kejadian tersebut diduga karena pengemudi bus mengantuk atau kelelahan,” kata Saktia, Sabtu (31/1).

Saktia menyampaikan akibat kejaduan itu, delapan orang mengalami luka ringan dan dua orang mengalami luka berat, serta tidak terdapat korban meninggal dunia.

Penanganan di lokasi dilakukan oleh petugas MCS, Rescue, Ambulans, Unit Derek, dan PJR Jatim 619. Para korban telah dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Ngawi serta RSUD Soedono Madiun, demi mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dan lokasi kejadian dinyatakan bersih pada pukul 06.16 WIB. Tidak terdapat kerugian aset jalan tol akibat kejadian tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, serta memanfaatkan rest area, apabila merasa lelah atau mengantuk demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkas Saktia. (mcr23/jpnn)

Mengantuk dan kelelahan diduga menjadi penyebab bus tabrak truk tronton di Tol Ngawi-Kertosono.

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News