Bimtek Sekolah Rakyat Jatim, Prof Nuh Tekankan Kesetiaan Kepala Sekolah
Dia mengingatkan orang baik adalah mereka yang memiliki kebiasaan baik dan makin baik seseorang maka makin banyak kebiasaan baik yang dilakukan.
“Kebiasaan baik inilah yang harus terus dilakukan oleh para kepala sekolah dan tenaga kependidikan,” ucap mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu.
Terkait pelaksanaan bimtek, Prof Nuh mengapresiasi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak yang telah beroperasi, yakni di 26 titik, dan layak menjadi contoh bagi provinsi lain.
“Yang hadir Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri Sosial Gus Ipul. Saya belum pernah mendengar provinsi lain melakukan hal serupa. Ini patut diapresiasi dan kepala sekolah serta tenaga kependidikan Jatim wajib bangga,” tuturnya.
Sementara itu, Aries Agung Paewai menyampaikan bimtek tersebut bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan Sekolah Rakyat sekaligus mempertajam indikator kinerja berbasis dampak.
Selain itu, bimtek juga diarahkan pada penguatan pendampingan dan supervisi substantif, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Semua ini sejalan dengan program Gubernur Khofifah, yakni Jatim Cerdas, pendidikan berdampak untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” kata Aries.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai memoderatori Bimtek Sekolah Rakyat. Prof Muhammad Nuh menekankan pentingnya kesetiaan dalam kepemimpinan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News