Eri Tegaskan Relokasi RPH Pegirian Tetap Berjalan Meski Jagal & Pedagang Menolak

Rabu, 14 Januari 2026 – 15:03 WIB
Eri Tegaskan Relokasi RPH Pegirian Tetap Berjalan Meski Jagal & Pedagang Menolak - JPNN.com Jatim
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. ANTARA/HO-Pemkot Surabaya

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan relokasi Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke Tambak Oso Wilangun (TOW) tetap dilakukan, meski para jagal dan pedagang menolak.

Eri menjelaskan relokasi RPH Pegirian telah masuk program pembangunan jangka menengah kota pada tahun 2016.

“Ini seharusnya dijalankan di tahun 2019, tetapi pada waktu itu ada kendala Covid sehingga yang kami pindah dulu adalah terkait dengan RPH babi. Setelah itu baru sapi,” kata Eri, Rabu (14/1).

“Jadi, insyaallah ini akan kami lakukan di bulan Maret setelah Lebaran. Kami sudah lakukan diskusi dan komunikasi,” imbuh dia.

Eri mengatakan pemerintah tidak bisa mengabulkan permintaan dari para pedagang dan jagal. Sebab, sudah terproyeksi sejak 10 tahun lalu.

“Mereka (pedagang dan jagal) mengatakan jangan dipindah, tidak bisa. Karena ini adalah rencana jangka panjang bangunan menengannya pemerintah kota,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menjelaskan relokasi RPH Pegirian ini bertujuan untuk melakukan penataan kawasan religi Sunan Ampel.

Bangunan bekas RPH Pegirian akan dijadikan tempat parkir agar wisatawan bisa nyaman ketika melakukan wisata religi di Sunan Ampel.

Relokasi RPH Pegirian ke TOW tidak bisa dibatalkan karena masuk program pembangunan menengah sejak 2016.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News