Jaga Keamanan Surabaya, Polri TNI Siap Bersinergi dengan Satgas Anti-Premanisme
Dandim 0830/Surabaya Kolonel Infantri Bambang Raditya menambahkan, Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan dibangun atas semangat persatuan dan pengorbanan seluruh elemen masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi intimidasi dan pemaksaan kehendak di kota ini.Ketegasan harus disertai kebijaksanaan,” imbuh Kolonel Infantri Bambang.
Menurutnya, persoalan harus diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan hukum. Namun, siapa pun yang melanggar hukum dan masuk dalam tindakan premanisme, pasti akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.
Dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi di media sosial yang belum tentu benar.
“Saling menghujat justru memperbesar perpecahan dan tidak menyelesaikan masalah,” ucapnya.
Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi informasi, yang beredar di media sosial.
“Informasi yang belum tentu benar bisa memperbesar perpecahan,” pungkas Bambang. (mcr23/jpnn)
TNI Polri siap mengawal Satgas Anti-Premanisme untuk menjaga kondusifitas Kota Pahlawan.
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News