Wujud Polri Humanis, Mobil Patroli Polsek Geger Antarkan Pelajar Papua Rayakan Natal
“Sebagai bentuk kepedulian, kami mengantar mereka beribadah pada malam Natal, sekaligus melaksanakan patroli. Kami juga memberikan sedikit bingkisan Natal sebagai motivasi belajar,” kta dia.
Sebelum adanya fasilitasi dari kepolisian, para pelajar Papua biasanya beribadah secara mandiri ke gereja di Kota Madiun. Namun keterbatasan jarak membuat mereka tidak selalu bisa mengikuti ibadah secara rutin.
“Jaraknya cukup jauh. Kadang mereka hanya bisa beribadah dua minggu sekali. Apalagi saat libur, pengasuh juga membutuhkan waktu istirahat. Kalau polisi, tidak pernah libur,” ujarnya.
Hafiz berharap para pelajar Papua di Madiun tetap semangat menimba ilmu dan terus berprestasi.
Dia menyebut beberapa siswa bahkan telah menorehkan prestasi, salah satunya pada ajang lomba lari fun run yang digelar OSIS SMK Negeri 1 Geger.
“Madiun masyarakatnya homogen, mayoritas suku Jawa dan beragama Islam, tapi alhamdulillah, masyarakat menerima perbedaan. Harapan kami, mereka terus rajin belajar, berprestasi, dan kelak bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa, khususnya Papua,” pungkasnya.
Bagi sembilan pelajar Papua itu, perjalanan menuju gereja bukan hanya perjalanan ibadah, tetapi juga perjalanan menemukan kembali rasa aman, diterima, dan dianggap sebagai bagian dari keluarga besar di Madiun.
Kehadiran tangan-tangan yang peduli mulai dari sekolah, kepolisian, maupun masyarakat menjadi pengingat bahwa Indonesia dibangun bukan hanya oleh kebijakan, tetapi oleh kehangatan antarwarga yang saling menjaga.
Hangatnya perhatian Kapolsek Geger fasilitasi kendaraan patroli untuk antar jemput siswa SMKN 1 asal Papua rayakan Natal 2025
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News