Akses Warga Senduro Mulai Pulih, Jembatan Penghubung Antarkecamatan Segera Bisa Dilalui
Khofifah menekankan keberadaan jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai penggerak utama roda perekonomian warga.
“Estimasi pembangunan selesai tanggal 31 Desember 2025 sehingga mobilitas warga kembali normal,” tuturnya.
Dia berharap, setelah jembatan kembali berfungsi penuh, arus distribusi barang, jasa, serta akses pendidikan antarwilayah dapat berjalan lebih lancar.
Menurutnya, konektivitas antar komunitas menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.
Apresiasi terhadap percepatan pembangunan juga datang dari masyarakat setempat. Kepala Desa Kandangan Jumanang menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menangani kebutuhan mendesak warga.
“Pembangunan jembatan ini dilaksanakan sangat cepat karena memang menjadi kebutuhan utama aktivitas masyarakat di dua desa,” ungkapnya.
Kedua jembatan tersebut sebelumnya ambruk akibat hujan deras disertai banjir dan longsor pada 19 September 2025.
Upaya perbaikan kemudian dimulai pada 5 November 2025 dengan pemasangan jembatan bailey berbahan baja pra-fabrikasi yang bersifat portabel, sebagai langkah cepat pemulihan akses warga. (mcr23/jpnn)
Jembatan penghubung dua kecamatan Senduro-Lumajang yang rusak imbas erupsi Semeru dipastikan bisa dilewati akhir Desember
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News