Kerja Sama Kyoto–Untag Surabaya Hadirkan Inovasi Pendinginan Pasif di Balai RW Ketandan

Rabu, 10 Desember 2025 – 17:31 WIB
Kerja Sama Kyoto–Untag Surabaya Hadirkan Inovasi Pendinginan Pasif di Balai RW Ketandan - JPNN.com Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (tengah) meninjau Balai RW 4 Ketandan, Surabaya yang menggunakan teknologi passive coolinh hasil kolaborasi Universitas Kyoto dan Untag Surabaya serta warga setempat, Rabu (10/12). Foto: Arry Saputra/JPNN

“Sebagai akademisi, jangan sampai penelitian hanya menjadi buku. Renovasi balai ini adalah bukti nyata hilirisasi,” ujarnya.

Retno menyebut kolaborasi UNTAG dengan Universitas Kyoto juga sejalan dengan rencana UNTAG menjadi kampus berkelas Asia dalam lima tahun ke depan.

Dia mengungkapkan proses pendampingan Kampung Ketandan telah berlangsung sejak 2016. Pada tahap awal, Untag membangun Balai Markeso dengan konsep knock-down joglo untuk memperkuat social circle warga yang sebagian besar merupakan pendatang.

“Desain selalu dibuat bersama masyarakat. Sense of belonging harus kuat, supaya pembangunan diterima dan dimiliki bersama,” jelasnya.

Retno menyebut proyek ini menerapkan skema pentahelix yang melibatkan masyarakat, pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan media.

Ketua Pokdarwis Ketandan Nia Kurniati mengatakan renovasi Balai RW 4 membawa perubahan signifikan terhadap aktivitas warga.

“Setelah direnovasi, bangunan lebih tinggi, udaranya lebih nyaman, dan ada ruang darurat ber-AC. Sebelumnya, kami belum punya fasilitas seperti itu,” kata Nia.

Balai RW kini digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari PAUD, TPQ, PKK, KSH, hingga Posyandu.

Teknologi Passive Cooling dari Kyoto–Untag Surabaya mengubah Balai RW Ketandan menjadi lebih hemat energi.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News