Eri Cahyadi Respons Polemik Parkir Digital di Gerai Mi, Begini Kalimatnya
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merespons polemik sistem parkir digital di salah satu gerai Mie Gacoan yang baru-baru ini ramai dipersoalkan sebagian kelompok warga.
Dia menjelaskan sistem parkir digital adalah bagian dari kebijakan Pemkot Surabaya menata retribusi pajak parkir agar efisien dan transparan.
"Jadi, insyaallah saya sudah menyampaikan kepada seluruh pengusaha, parkirnya harus menggunakan digitalisasi," jelas Eri, Selasa (9/12) malam.
Eri memerinci semua tempat usaha di Surabaya, baik yang baru maupun lama, dianjurkan beralih ke sistem itu. Parkir digital yang dimaksud menggunakan sistem palang dan pembayaran non-tunai seperti e-toll.
"Parkir digital ada dua. Satu, menggunakan palang, yang kedua menggunakan non-tunai, pakai alat, bayarnya pakai e-toll," katanya.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari penertiban parkir di toko modern yang telah dilakukan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu.
Mantan Kepala Bappeko Surabaya itu menyatakan tidak ada penolakan dari warga terhadap sistem parkir digital ini.
"Insyaallah enggak ada (penolakan)," ucapnya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi merespons polemik sistem parkir digital di salah satu gerai Mie Gacoan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News