Ramai Risalah Syuriah PBNU, Warga NU Diminta Tetap Teduh

Sabtu, 22 November 2025 – 14:31 WIB
Ramai Risalah Syuriah PBNU, Warga NU Diminta Tetap Teduh - JPNN.com Jatim
Sekjen PBNU Gus Ipul meminta pengurus dan warga NU tetap tenang menyikapi dinamika internal PBNU serta hanya mengikuti informasi resmi dari Syuriah PBNU. Ilustrasi. Foto: Dok. PBNU

jatim.jpnn.com, JAKARTA - Beredar risalah rapat harian Syuriyah PBNU yang isinya meminta Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mundur dari jabatannya.

Dalam risalah itu, Syuriyah PBNU menilai ada sejumlah hal yang dipersoalkan, di antaranya:

1. Pemanggilan narasumber terkait jaringan Zionisme Internasional pada kegiatan AKN NU yang dinilai bertentangan dengan nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan Qanun Asasi NU.

2. Pelaksanaan AKN NU di tengah agresi Israel, yang dinilai memenuhi ketentuan pasal pemberhentian fungsionaris akibat tindakan yang mencemarkan nama baik organisasi.

3. Indikasi pelanggaran tata kelola keuangan PBNU, yang dianggap bertentangan dengan hukum syara’, aturan perundang-undangan, serta AD/ART NU.

Rapat Harian Syuriyah kemudian menyerahkan keputusan akhir kepada Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan dua wakil Rais Aam.

Hasil musyawarah mereka memutuskan KH Yahya Cholil Staquf diminta mengundurkan diri dalam waktu tiga hari. Jika tidak, Syuriyah PBNU menyatakan akan memberhentikannya.

Risalah tersebut ditandatangani langsung Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar.

Sekjen PBNU Gus Ipul meminta pengurus dan warga NU tetap tenang menyikapi dinamika internal PBNU serta hanya mengikuti informasi resmi dari Syuriah PBNU
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News