Tak Punya Tempat Lain, Keluarga di Trenggalek Bertahan di Rumah Retak Terbelah

Kamis, 20 November 2025 – 11:06 WIB
Tak Punya Tempat Lain, Keluarga di Trenggalek Bertahan di Rumah Retak Terbelah - JPNN.com Jatim
Petugas memeriksa kedalaman tanah yang amblas dan menyebabkan pondasi bangunan rumah warga terdampak menggantung di Desa Jombok, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

jatim.jpnn.com, TRENGGALEK - Satu rumah warga di Desa Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek rusak parah akibat pergerakan tanah. Sebanyak tiga rumah lainnya kini masuk zona waspada longsor.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kerusakan terparah terjadi pada rumah milik Bari (72). Tanah di bawah bangunan itu bergeser hingga sekitar 30 sentimeter, membuat pondasi ambles dan berlubang.

Bagian teras, kamar, hingga dasar rumah terlihat terbelah. Sebagian sisi bangunan hanya ditopang tumpukan batu sebagai penyangga darurat.

"Retakan sudah ada tiga tahun lalu, tapi makin parah Rabu (12/11) sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan deras," kata Bari.

Meski kondisi rumah membahayakan, Bari tetap bertahan di rumah tersebut bersama istri, anak, menantu, dan cucunya. Setiap hujan turun, mereka berpindah ke bagian rumah yang dianggap lebih aman.

“Kami tetap bertahan. Kalau hujan, kami menghindar ke tempat yang kira-kira aman," ujarnya.

Kepala Desa Jombok Nur Salam mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan sembako kepada keluarga Bari.

Pemdes juga berkali-kali membujuk mereka untuk mengungsi, tetapi selalu ditolak karena tidak punya tempat tinggal lain.

Satu rumah warga di Desa Jombok, Trenggalek, rusak parah akibat tanah gerak. Pemdes meminta keluarga mengungsi, namun mereka memilih bertahan.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News