Gunung Semeru Erupsi, 168 Pendaki Dilaporkan Terjebak di Ranu Kumbolo
jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami erupsi dan memuntahkan awan panas guguran sejauh 14 kilometer, Rabu (19/11).
Di tengah erupsi tersebut, sebanyak 168 orang dilaporkan masih berada di kawasan Ranu Kumbolo, yang berada di jalur pendakian Semeru.
Mereka terdiri atas pendaki, petugas, porter, tim penyelamat, hingga rombongan Kementerian Pariwisata.
Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Septi Eka Wardhani membenarkan data tersebut.
“Jumlah orang yang berada di Ranu Kumbolo 168 orang. Terdiri 137 orang pendaki, 1 petugas, 2 saver, 7 PPGST, 15 porter, dan 6 orang dari Kementerian Pariwisata,” kata Septi, Rabu (19/11).
Menurut Septi, seluruh orang tersebut masih bertahan di Ranu Kumbolo karena medan tidak memungkinkan untuk turun pada malam hari.
“Sore tadi teman PPGST menyampaikan bahwa evakuasi malam tidak direkom karena risikonya sama, terutama karena gelap, licin, dan beberaoa lokasi jalur rawan longsor,” ucapnya.
Untuk sementara, BB TNBTS meminta seluruh pengunjung tetap berada di Ranu Kumbolo sambil siaga jika sewaktu-waktu situasi mengharuskan turun.
Sebanyak 168 pendaki masih berada di Ranu Kumbolo saat Semeru erupsi. Evakuasi malam tidak direkomendasikan karena medan gelap dan licin.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News