Warga Ngawi Desak Penjaringan Perangkat Desa Ditinjau Ulang, Diduga Tak Sesuai Aturan
jatim.jpnn.com, NGAWI - Puluhan warga Desa Tirak, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi mendatangi kantor desa setempat pada Sabtu sore (1/11).
Mereka memprotes pelaksanaan tes penjaringan perangkat desa yang dinilai janggal dan tidak sesuai regulasi.
Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Desa Tirak Peduli Demokrasi itu mendesak agar tes perangkat desa diulang.
Warga menilai proses seleksi menggunakan sistem komputer atau Computer Assisted Test (CAT) tidak sesuai dengan kemampuan sebagian peserta.
Selama aksi berlangsung, tak satu pun panitia maupun perwakilan pemerintah desa menemui massa.
Perwakilan warga Ekhmon Prastiyo mengatakan masyarakat menginginkan tes dilakukan secara manual. Hal itu dinilai lebih adil dan bisa diawasi secara langsung oleh warga.
“Dalam Peraturan Bupati tidak disebutkan tes harus menggunakan komputer atau CAT. Bisa juga dilakukan dengan tes tulis manual,” ujar Ekhmon.
Dia menambahkan, pelaksanaan tes secara manual dinilai lebih transparan karena hasilnya bisa dikawal bersama.
Warga Ngawi minta tes penjaringan perangkat desa ditinjau ulang, dinilai tak sesuai regulasi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News