BPBD Madiun Siapkan Alat Peringatan Dini untuk Deteksi Retakan Tanah

Jumat, 31 Oktober 2025 – 16:45 WIB
BPBD Madiun Siapkan Alat Peringatan Dini untuk Deteksi Retakan Tanah - JPNN.com Jatim
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun tengah menyiapkan alat peringatan dini (Early Warning System/EWS) untuk mendeteksi potensi pergerakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan. Foto; Source for JPNN

jatim.jpnn.com, MADIUN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun tengah menyiapkan alat peringatan dini (Early Warning System/EWS) untuk mendeteksi potensi pergerakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan.

Langkah ini diambil menyusul munculnya retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter yang telah merusak delapan rumah warga.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Boby Saktia Putra Lubis mengatakan timnya terus melakukan pemantauan intensif di lokasi sejak laporan pertama diterima pada Rabu (29/10).

“Petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan pertama pada Rabu. Pemantauan terus kami lakukan hingga hari ini,” ujar Boby Jumat (31/10).

Menurut Boby, perkembangan retakan masih perlu diwaspadai karena panjang dan lebarnya terus bertambah.

Untuk itu, BPBD menyiapkan sistem peringatan dini guna mendeteksi potensi pergerakan tanah lebih awal.

“Saat ini alat EWS baru tersedia di Desa Padas. Namun, Desa Mendak berada di kawasan lereng yang cukup curam sehingga pemasangan alat serupa sedang kami pertimbangkan,” jelasnya.

Selain menyiapkan alat deteksi dini, BPBD juga telah mengevakuasi warga terdampak ke tempat yang lebih aman dan menyalurkan bantuan logistik bagi pengungsi.

Muncul retakan tanah imbas hujan deras, BPBD Madiun siapkan alat peringatan diri untuk melihat pergerakan tanah
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News