Ramai Fenomena Motor Brebet, Kementerian ESDM Cek SPBU di Surabaya dan Gresik
“Apabila memang penyebabnya dari Pertamina, tentu akan dilakukan langkah-langkah selanjutnya. Semua akan dihandle oleh Pertamina,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan Pertamina telah membuka posko pengaduan untuk menampung laporan dan menangani kemungkinan ganti rugi atas kerusakan kendaraan.
“Kami akan menangani keluhan masyarakat. Kalau ada ganti rugi akibat pergantian sparepart, akan kami tanggung. Meskipun hasil uji masih dugaan, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
“Masyarakat bisa menghubungi contact center 135 atau melalui direct message di akun resmi Pertamina yang kami pantau secara aktif,” imbuh dia.
Dia menambahkan uji sampel masih berlangsung di beberapa daerah. Sejauh ini ditemukan sejumlah kasus bahan bakar yang tercampur air, tetapi bukan karena unsur kesengajaan.
“Sekarang sedang musim hujan. Jadi, ada beberapa lokasi yang sempat tergenang banjir. Itu yang kami antisipasi. Temuan seperti itu masuk kategori force majeure. Kalau area SPBU terdampak banjir, tentu akan kami tutup sementara,” jelasnya.
Berdasarkan data terbaru dari Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, hingga Rabu (29/10) terdapat 162 kendaraan di Jawa Timur yang mengalami gejala brebet setelah mengisi Pertalite. Rinciannya, 155 sepeda motor dan tujuh mobil.
Kasus tersebut tersebar di 13 daerah, meliputi:
Kemeterian ESDM mengecek sejumlah SPBU di Surabaya dan Gresik sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang mengeluhkan motornya brebet usai mengisi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News