Atasi Krisis Lahan, Pemkot Surabaya Dorong Warga Terapkan Sistem Makam Keluarga
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mencari solusi atas keterbatasan lahan pemakaman yang kian menipis di tengah kepadatan penduduk.
Salah satu langkah yang kini didorong adalah menghidupkan kembali tradisi makam keluarga di lingkungan kampung.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan peningkatan jumlah penduduk menjadi tantangan besar bagi penyediaan lahan pemakaman di kota metropolitan seperti Surabaya.
“Kalau lahan makam dengan bertambahnya orang pasti tambah kurang. Karena itulah maka kita fungsikan adalah lahan makam yang perkampungan,” kata Eri Cahyadi, Sabtu (25/10).
Menurut Eri, Pemkot Surabaya akan memperkuat sinergi dengan pengurus kampung untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan makam yang sudah ada.
Pola lama dengan sistem makam keluarga, lanjutnya, perlu dihidupkan kembali agar ketersediaan lahan tetap terjaga.
“Jadi, kami bersinergi dengan lahan makam kampung. Kalau setiap orang minta satu (lahan makam), ya habis semua tanahnya,” ujarnya.
Eri menjelaskan pertumbuhan penduduk Surabaya yang terus meningkat membuat ruang untuk pemakaman semakin terbatas.
Lahan makam di Surabaya menipis, Wali Kota Eri minta warga terapkan satu makam satu keluarga
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News