WYIIA & NYIIA 2025 di Surabaya Jadi Unjuk Kreativitas Pelajar Muda Dunia
Dia menjelaskan SAC dibentuk untuk meratakan prestasi siswa SMA di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Selain itu, juga untuk meningkatkan semangat kompetisi, rasa percaya diri siswa, dan kompetensi guru sebagai pembimbing prestasi.
“Kami ingin prestasi tidak berhenti pada satu siswa saja, tetapi menular ke yang lain. Semakin banyak yang tumbuh, makin kuat ekosistem prestasi di Jawa Timur,” jelasnya.
Aries menegaskan WYIIA dan NYIIA bukan sekadar lomba, melainkan refleksi semangat pendidikan Jawa Timur yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan budaya berprestasi.
Dia juga berpesan agar guru dan kepala sekolah memfasilitasi kebutuhan siswa untuk belajar dan berkreasi, serta memberikan apresiasi bagi mereka yang berprestasi.
“Jadilah mentor yang menginspirasi, bukan sekadar pengajar. Mari jadikan budaya prestasi sebagai tradisi di sekolah,” pungkasnya. (mcr12/jpnn)
Ajang WYIIA dan NYIIA 2025 di Surabaya diikuti 354 tim dari 16 negara. Dindik Jatim dan IYSA hadirkan panggung inovasi bagi pelajar dunia.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News