Kasus Keracunan MBG di Pamekasan, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

Senin, 22 September 2025 – 14:09 WIB
Kasus Keracunan MBG di Pamekasan, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab - JPNN.com Jatim
Dokumen pengobatan siswa korban keracunan di Puskesmas Tlanakan, Pamekasan. ANTARA/ HO-Polres Pamekasan.

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Aparat Polres Pamekasan sedang menyelidiki dugaan keracunan makanan dari program makan bergizi gratis (MBG) di salah satu sekolah negeri wilayah setempat.

"Personel kami dari Polsek Pegantenan telah mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan siswa keracunan," kata Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto, Minggu (21/9).

Kasus tersebut terjadi di SD Negeri 1 Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, pada 16 September 2025. 

Selain mengambil sampel makanan, polisi juga meminta keterangan dari korban, orang tua, guru, kepala sekolah, serta penyedia makanan, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Bukhori Murtajih.

"Personel kami juga meminta keterangan kepada pihak penyedia makanan, yakni pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Bukhori Murtajih yang menyalurkan menu MBG ke SDN Pasanggar 1 itu," kata dia.

SPPG Al-Bukhori melayani ribuan paket nasi untuk program MBG. Namun, hanya empat siswa di SDN 1 Pasanggar yang mengalami gejala keracunan.

"Dari ribuan paket nasi tersebut, hanya empat orang yang mengalami keracunan, yakni siswa di SDN 1 Pasanggar, Pamekasan," ujarnya.

Terkait kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis itu, kapolres meminta agar para orang tua siswa tidak panik.

Polres Pamekasan turun tangan menyelidiki kasus keracunan program makan bergizi gratis yang dialami siswa SDN 1 Pasenggar.
Sumber Antara
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News