Rektor UM Surabaya: Kualitas Jadi Kunci, Meski PTN Masih Dianggap Nomor Satu

Sabtu, 20 September 2025 – 14:09 WIB
Rektor UM Surabaya: Kualitas Jadi Kunci, Meski PTN Masih Dianggap Nomor Satu - JPNN.com Jatim
Rektor UM Surabaya Dr Mundakir SKep Ns MKep FISQua saat memberikan keterangan pers terkait tantangan menjaga kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di kampus setempat, Sabtu (20/9). Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Dr Mundakir SKep Ns MKep FISQua mengakui masih ada anggapan di masyarakat bahwa perguruan tinggi negeri (PTN) adalah pilihan utama. Namun, menurutnya, persepsi itu tidak sepenuhnya benar.

“Tipologi masyarakat kita itu masih menganggap PTN itu segala-galanya, meskipun kenyataannya, mohon maaf tidak seperti itu,” ujar Mundakir, Sabtu (20/9).

Meski kondisi itu berpengaruh terhadap penerimaan mahasiswa baru, UM Surabaya tetap optimistis. Menurutnya, kualitas adalah faktor utama yang pada akhirnya menentukan pilihan masyarakat.

“Kami terus meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, dan layanan bagi mahasiswa. Kualitas lah yang nanti akan menjadi pilihan utama. Kami yakin mahasiswa baru akan mempromosikan sendiri apa yang mereka dapatkan di kampus ini,” ucapnya.

Mundakir menambahkan sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah, UM Surabaya memiliki perbedaan dibanding kampus lain, termasuk PTN.

“Ada nilai-nilai religius, karakter, moralitas, dan penguatan keimanan yang kami ajarkan. Itu membentuk atmosfer akademik yang berbeda,” katanya.

UM Surabaya mencatat jumlah mahasiswa baru tahun ini meningkat menjadi 4.018 orang. 

Fakultas yang paling diminati masih didominasi bidang kesehatan, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Kedokteran. Disusul program-program di bidang teknik yang terus mengalami pertumbuhan.

Rektor UM Surabaya Mundakir menyoroti tantangan PTN yang masih dianggap sebagai kampus pilihan utama oleh masyarakat.
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News