Siswa SD di Pamekasan Diduga Keracunan MBG, Tetapi Dipaksa Mengaku Kekenyangan
“Yang bersangkutan menyatakan di dalam video itu, menyatakan bahwa anaknya kekenyangan. Menyatakan seperti itu orang tuanya. (Bukan karena keracunan MBG) Ya, seperti itu,” ucapnya.
“Kami belum bisa menyimpulkan apa ini ada ada unsur intimidasi atau apa ya, kami masih melakukan pendalaman terus sehingga kami tidak bisa menyimpulkan saat ini,” imbuh dia.
Pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab pasti anak-anak muntah. Petugas dari Puskesmas Pegantenan sudah turun memeriksa kondisi siswa, tetapi hasilnya belum final.
Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan juga sedang dilakukan. Polisi berjanji akan menindaklanjuti jika terbukti ada praktik intimidasi terhadap siswa maupun orang tua.
“Kami belum bisa memastikan apakah ini keracunan, alergi, atau sebab lain. Saat ini masih dugaan. Pemeriksaan terus berjalan dan kami juga sudah meminta keterangan dari kepala dapur serta ahli gizi,” jelasnya.
SDN Pasanggar 1 mendapatkan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al- Bukhori Murtajih, Dusun Minian, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan. (mcr23/jpnn)
Siswa SDN Pasanggar diduga alami keracunan MBG, tetapi dipaksa bikin video kekenyangan
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News