Ojol di Surabaya Jadi Korban Pemukulan Seusai Cekcok dengan Karyawan Toko
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Insiden penganiayaan menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial EW (30) di kawasan Gubeng, Surabaya.
Kasus ini berawal ketika dia mengambil pesanan di sebuah toko di Jalan Kertajaya, Senin (15/9).
Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya, keributan dipicu oleh rasa kesal korban yang terlalu lama menunggu barang pesanan. EW diduga sempat menendang barang di toko itu hingga menimbulkan teguran dari karyawan.
“Korban merasa lama menunggu, lalu menendang barang di toko. Karyawan menegur, kemudian sempat ada ketegangan,” jelas Eko, Selasa (16/9).
Awalnya, persoalan sempat didamaikan. Namun, tidak lama setelah itu, korban justru menjadi sasaran pemukulan.
“Informasi yang kami terima, setelah dianggap selesai, korban masih berada di sekitar lokasi, kemudian ada yang memukul,” katanya.
Akibat kejadian itu, sejumlah pengemudi ojol sempat mendatangi toko sebagai bentuk solidaritas. Meski begitu, situasi berhasil dikendalikan polisi sehingga tidak terjadi keributan lebih besar.
Kornologi ojol di Surabaya menjadi korban pemukulan, dipicu cekcok dengan pegawai toko
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News