Capaian Imunisasi Campak Rubella di Pamekasan Hanya 57,14 Persen

Kamis, 11 September 2025 – 21:30 WIB
Capaian Imunisasi Campak Rubella di Pamekasan Hanya 57,14 Persen - JPNN.com Jatim
lustrasi - Petugas kesehatan melakukan Imunisasi. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz)

jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan mencatat cakupan imunisasi rubella hanya mencapai 57,14 persen per Agustus 2025.

Capaian imunisasi yang rendah ini menyebabkan tingginya kasus suspek campak. Tercatat ada 520 kasus per 10 September 2025.

Dari jumlah itu, 177 kasus sudah terkonfirmasi positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Saat ini, 83 pasien campak masih menjalani perawatan, sedangkan lima balita dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinkes Pamekasan dr Saifudin menyampaikan mayoritas kasus campak terjadi pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

“Sebanyak 74 persen suspek campak di Pamekasan tidak pernah mendapat imunisasi,” ujarnya.

Dia merinci sebaran kasus campak ditemukan di 13 kecamatan, tiga wilayah dengan angka suspek tertinggi adalah Kecamatan Proppo (79 kasus), Tlanakan (57 kasus), dan Pademawu (56 kasus).

Meski demikian, beberapa kecamatan menunjukkan capaian lebih baik, di antaranya Batu Marmar (69 persen), Pakong (65 persen), Pademawu (62 persen), Larangan (61 persen), dan Tamberu (60 persen).

“Namun, secara keseluruhan, capaian ini masih jauh dari target sehingga situasinya masih tergolong merah,” kata dia.

520 kasus suspek campak terdeteksi di Kabupaten Pamekasan dipicu rendahnya capaian imunisasi rubella
Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News