Pemkot Surabaya Pastikan Tak Ikut Menaikkan PBB, Tetapi Minta Pengusaha Jujur
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kejujuran dari pemilik hotel dan restoran menjadi hal utama bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam besaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Meski tahun ini tidak mengalami kenaikan, tetapi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendorong pemilik usaha mau berterus terang ketika melaporkan kewajiban pajak.
“Ketika ada pajak restoran atau pajak hotel, saya mohon ada kejujuran, jumlahnya berapa, ya sampaikan apa adanya, jangan dikurangi,” kata Eri, Jumat (15/8).
Mantan Kepala Bappeko Surabaya tersebut menyatakan pajak yang dibayarkan masyarakat, termasuk pajak restoran dan hotel, sepenuhnya digunakan untuk membangun Kota Pahlawan.
Maka dari itu, pihaknya tetap mempertahankan berbagai program pro rakyat di antaranya bantuan untuk warga miskin, sekolah gratis, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Kejujuran membayar pajak merupakan wujud gotong royong yang diajarkan dalam Pancasila dan nilai-nilai agama,” ucap Eri.
Selain itu, Pemkot dan DPRD Surabaya memilih skema pembiayaan alternatif untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur.
Tujuannya adalah tidak ingin memberatkan masyarakat Surabaya dengan menaikkan PBB dan lainnya.
Pemkot Surabaya meminta pengusaha jujur sat melakukan melaporkan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News