Balita 1 Tahun Terluka Saat Dititipkan di Daycare Surabaya, Pipi Lebam Seperti Digigit
“Habis itu saya protes ke daycare-nya. Daycare-nya kan juga tetap berdalih ya. Bahwa kejadian itu membuat mereka syok,” katanya.
Bukan jawaban memuaskan yang F terima, permintaan maaf pun juga tak diutarakan. Pihak daycare juga tidak ada niatan untuk menemui orang tua korban.
“Untuk pertanggung jawaban itu cuma dibilang nanti saya ganti pengobatannya gitu aja via chat. Padahal itu anak saya itu malamnya sampai demam makanya saya bawa ke IGD,” jelasnya.
Atas kejadian itu, F memberanikan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jatim, satu hari setelah kejadian.
“Besoknya itu saya lapor ke Polda minta divisum sekalian. Jadi visumnya itu H+2 setelah kejadian,” katanya.
Laporan itu teregister dengan LP/B/789/VI/2025/SPKT/Polda Jatim tertanggal 5 Juni 2025. Namun, hingga dua bulan berlalu F tak kunjung mendapat perkembangan atas laporan tersebut. Di tengah proses itu, F justru mendapat surat mediasi dari polisi.
Sementara itu, Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Ali Purnomo mengatakan kasus ini masih dalam proses lidik. Sudab ada delapan orang yang telah diperiksa.
“Laporan orang tua korban sudah diterima. (Saat ini) proses penyelidikan,” kata Ali. (mcr23/jpnn)
Balita satu tahun mengalami luka memar bagian wajah saat dititipkan di dayacare Surabaya
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News