Kibarkan Bendera One Piece, Rumah Pria di Tuban Didatangi Aparat
"Saya ditanya apa yang mendasari saya memasang bendera ini," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Kerek Iptu Kastur dan Camat mengatakan tidak mengetahui secara rinci insiden tersebut dan meminta agar informasi lebih lanjut ditanyakan langsung ke Danramil setempat.
"Mohon maaf, untuk info itu saya kurang tahu lengkapnya, ditanyakan ke Danramil saja ya," kata Kastur.
Terpisah, Danramil Kerek Letda Inf Ahmad membenarkan anggotanya mendatangi rumah warga yang memasang bendera tersebut. Namun, dia menyatakan tidak ada pemaksaan pencopotan bendera dari pihak TNI.
"Bukan anggota kami yang melepasnya, pemilik bendera melepaskan sendiri," kata Ahmad saat dikonfirmasi melalui telepon.
Fenomena pengibaran bendera One Piece yang viral ini sebelumnya juga mendapat sorotan dari pemerintah pusat.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan menyebut tindakan tersebut dapat memiliki konsekuensi hukum, apalagi jika dilakukan menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
"Ini adalah upaya kami untuk melindungi martabat dan simbol negara," kata Budi.
Pria di Tuban mengibarkan bendera One Piece sebagai bentuk protes dengan kondisi pemerintahan di Indonesia saat ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News