BBM Langka di Jember-Banyuwangi, KBM Daring & Luring Diterapkan di 50 Sekolah
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda wilayah Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi berdampak serius pada berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan.
Kegiatan belajar mengajar (KBM) di sejumlah sekolah terganggu, menyusul keterlambatan distribusi BBM akibat penutupan jalur Gumitir.
Di Jember, puluhan SPBU mengalami keterlambatan pasokan BBM. Kondisi ini memicu antrean panjang dan keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan bahan bakar.
Dampaknya, akses siswa ke sekolah ikut terdampak, terutama mereka yang tinggal jauh dari satuan pendidikan.
Menanggapi situasi itu, Bupati Jember mengeluarkan surat edaran (SE) terkait pelaksanaan pembelajaran daring untuk jenjang SD dan SMP.
Adapun untuk jenjang SMA dan SMK, Dinas Pendidikan Jatim memastikan proses belajar tetap berjalan dengan skema pembelajaran campuran.
“Ada sekitar 50 SMA dan SMK negeri maupun swasta di Jember yang terdampak langsung akibat kelangkaan BBM,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai.
Menurutnya, pembelajaran dilakukan dengan dua skema.
Dinas Pendidikan Jatim menerapkan KBM secara daring agar pembelajaran tetap berjalan dengan lancar imbas kelangkaan BBM.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News