Belum Diizinkan Masuk Terminal Joyoboyo, TransJatim Dialihkan ke Lamongan
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono mengaku tidak mempermasalahkan TransJatim belum diizinkan masuk Terminal Joyoboyo Surabaya.
"Dishub Surabaya masih belum berkenan. Bukan ditolak, ya, tetapi memang belum ada persetujuan," kata Nyono di Surabaya, Minggu (20/7).
Dia menjelaskan rute Karangpilang-Joyoboyo bukan satu-satunya opsi lantaran ruas tersebut sangat padat, terutama di Krian-Legundi yang berdampak pada efisiensi operasional.
"Hampir tiga jam tidak bergerak, ini sangat tidak efisien untuk operasional TransJatim. BBM-nya terbakar di situ saja, enggak efektif," ujarnya.
Pihaknya juga menghindari potensi konflik sosial lantaran jalur tersebut sudah dilayani angkutan lain.
"Kalau kami masuk ke situ, nanti bus kami disawati (dilempari). Kami cari koridor yang kosong pelayanannya agar konflik sosialnya kecil," tuturnya.
Sebagai alternatif, Dishub Jatim membuka rute baru di Lamongan, dari Terminal Lamongan ke Paciran yang terhubung dengan Koridor 5 dan minim layanan angkutan umum.
"Kami alihkan ke Lamongan, teman-teman sudah survei dan memang tidak ada layanan di sana," jelasnya.
Kadishub Jatim tak mempermasalahkan TransJatim belum diizinkan masuk Terminal Joyoboyo.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News