Soal Penataan Parkir di Tunjungan, Eri: Demi Kenyamanan Wisatawan & Kelancaran Lalin
Langkah ini sekaligus untuk mencegah terjadinya kemacetan di kawasan yang menjadi ikon kota tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Titik-titik parkir yang menyebabkan penyempitan jalan akan dievaluasi dan kemungkinan besar akan dihilangkan,” jelas Eri.
Dia menambahkan kenyamanan kawasan publik akan berdampak langsung pada peningkatan kunjungan wisata. Jika dikelola dengan baik, hal ini akan turut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semakin nyaman kotanya, semakin banyak orang datang ke Surabaya. Kalau PAD naik, masyarakat juga ikut sejahtera,” tuturnya.
Terkait pengaturan parkir TJU di Jalan Tunjungan, Eri menyebut keputusan akhir masih menunggu arahan dari kepolisian.
Opsi yang tengah dipertimbangkan antara lain pelarangan total parkir di tepi jalan atau pembatasan jam parkir di waktu tertentu.
“Kami masih menunggu apakah nanti akan dilarang total, atau mungkin hanya boleh parkir di luar jam sibuk. Misalnya, tidak boleh mulai pukul 16.00 WIB,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya penataan, Pemkot Surabaya saat ini juga tengah melakukan perawatan rutin di sepanjang Jalan Tunjungan setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai, terhitung sejak 15 hingga 31 Juli 2025.
Wali Kota Eri menyebut penataan parkir di Jalan Tunjungan untuk mengembalikan estetika kawasan tersebut.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News