KNKT Kumpulkan 70 Persen Data Investigasi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
"Terus kami juga mau nanya temuan-temuannya itu apa saja yang selama docking terus kami juga lagi mencari catatan-catatan apa ketika operasional dari saat docking sampai terjadi kecelakaan itu kira-kira apa saja yang menjadi temuan-temuan selama operasional nah itu nanti semua kami analisa di Jakarta," jelasnya.
Hasil investigasi sementara, berdasarkan keterangan korban selamat, bahwa kapal sempat dihantam gelombang besar sebelum tenggelam.
Namun, keterangan itu harus digali lebih dalam apakah gelombang tersebut menjadi faktor utama kapal tenggelam atau tidak.
"Ya, dari beberapa wawancara memang kita mendengarkan, mendapatkan ada faktor gelombang yang cukup besar," katanya.
Menurutnya, setiap kapal telah didesain untuk menghadapi gelombang tinggi, begitu juga KMP Tunu Pratama Jaya. Untuk itu, pihaknya masih akan melakukan investigasi lebih lanjut.
"Sampai sejauh mana nanti kami pelajari apakah kapal tersebut memang dalam desainnya mampu Katakan gelombangnya ada yang bilang 2 meter, 3 meter. Apakah memang dari desainnya sendiri dari kapal itu memiliki kemampuan untuk mengarungi dengan gelombang setinggi itu," jelas dia.
"Kami juga belum bisa mengatakan, karena itu nanti kami harus melihat rancang bangunnya seperti apa terus batasan atau limitasi-limitasi dari kapal itu seperti apa," imbuhnya.
Hingga Selasa (8/7) pagi, total korban yang berhasil dievakuasi adalah 40 orang. Dari jumlah itu, sepuluh orang di antaranya meninggal dunia, 30 lainnya selamat. Sisanya masih dalam pencarian. (mcr23/jpnn)
Pengumpulan data untuk invetigasi penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya capai 70 persen
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News