Tangis Pecah di Pelabuhan Ketapang Saat Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Tiba
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pada Kamis malam (3/7), ketika enam jenazah korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tiba dari perairan Selat Bali.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan lima unit ambulans yang membawa jenazah ke darat sekitar pukul 20.20 WIB. Isak tangis keluarga pecah begitu mobil ambulans memasuki kawasan pelabuhan.
Beberapa di antara mereka tampak mendampingi hingga ke dalam kendaraan jenazah, menunjukkan duka mendalam atas kepergian orang tercinta.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turut hadir langsung mengoordinasikan pemulangan para korban. Dalam keterangannya, dia menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut
“Atas nama pemerintah, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga diberi kekuatan,” ucap Dudy di lokasi.
Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Basarnas,m Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno mengatakan kapal nahas tersebut mengangkut 65 orang yang terdiri atas 12 awak kapal dan 53 penumpang, serta 22 kendaraan.
“Hari ini tim berhasil mengevakuasi 35 orang, terdiri dari 29 selamat dan enam meninggal dunia. Seluruh korban meninggal sudah berhasil diidentifikasi oleh tim forensik Rumah Sakit Gilimanuk,” jelasnya.
Berikut enam nama korban meninggal yang berhasil ditemukan dan dievakuasi hari ini:
Enam jenazah korban kapal KM Tunu Pratama Jaya yang tenggelam tiba di Ketapang Banyuwangi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News