382 BEM se-Jatim Ikuti Bimtek & Program Mahasiswa Berdampak di Untag Surabaya
“Ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat melalui riset dan inovasi yang tepat guna, terutama di wilayah yang masih menghadapi tantangan pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LLDikti Wilayah VII Prof Diyah Sawitri menjelaskan program Kosabangsa merupakan inisiatif Kemendikti Saintek yang menjembatani sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Adapun tujuannya untuk membangun wilayah tertinggal, daerah kemiskinan ekstrem, serta kawasan rawan bencana melalui penerapan teknologi hasil riset kampus.
“Program ini bukan hanya menyentuh sisi sosial, tetapi mendorong swasembada pangan dan energi, pengentasan kemiskinan, hingga hilirisasi riset. Ini kolaborasi luar biasa yang berdampak nyata bagi masyarakat dan negara,” jelasnya.
Dia berharap program ini dapat menjadi wahana nyata bagi mahasiswa untuk berperan sebagai agent of change sekaligus mendukung pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (mcr12/jpnn)
Kemendikti Saintek menggelar Bimtek dan sosialisasi Program Kosabangsa dan Mahasiswa Berdampak yang diikuti 382 BEM dari 79 kampus.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News