Pamit Cari Kepiting, Nelayan Asal Pamekasan Ditemukan Tak Bernyawa
jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - Tim gabungan yang terdiri dari Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Pamekasan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan akhirnya berhasil menemukan nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut, Kamis (30/5) sore.
“Korban bernama Fahral (55) asal Desa Kaduara Barat, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan,” kata Kasatpolairud Polres Pamekasan Ipda Isrok Wahyudi, Kamis (29/5).
Isrok menjelaskan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Prenduan, Kabupaten Sumenep sekitar pukul 17.30 WIB.
Fahral dilaporkan hilang pada Rabu (28/5) pagi, setelah pamit melaut untuk mencari kepiting sekitar pukul 04.30 WIB. Namun, hingga siang hari ia tak kunjung kembali.
Nelayan lain kemudian menemukan perahunya dalam kondisi kosong tanpa jaring dan perlengkapan menangkap ikan di perairan Desa Polagan, Kecamatan Galis sekitar pukul 12.00 WIB.
“Saat perahunya ditemukan oleh nelayan lain, orang dan jaringnya tidak ada. Perahu dibawa ke pinggir pantai sekitar pukul 17.30 WIB.,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos Kamladu, Basarnas, BPBD, Satpolairud, TNI, Polsek, dan relawan dari unsur masyarakat langsung dikerahkan untuk melakukan penyisiran laut.
Pencarian dibagi menjadi tiga tim. Tim pertama menyisir arah barat ke wilayah Polagan, tim kedua ke selatan di sekitar perairan Talang, Desa Montok, dan tim ketiga ke timur menuju perairan Prenduan.
Tim gabungan Polairud dan BPBD Pamekasan menemukan nelayan asal Kaduara Barat yang dilaporkan hilang. Korban ditemukan tak bernyawa di perairan Sumenep.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News