Selain Mobile Legends, Wali Kota Eri Minta Dispendik Kaji Game Lain untuk Ekskul
jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta Dinas Pendidikan untuk mengkaji jenis game online selain Mobile Legends untuk dijadikan ekstrakurikuler.
Pihaknya meminta agar dinas terkait melakukan survey terhadap siswa-siswi di sekolah terkait kesenangan game selain Mobile Legends meskipun saat ini memang gim Mobile Legends masih menjadi wacana.
“Kami lagi siap. Jadi, saya minta Kadis Pendidikan, bukan ekskul Mobile Legends saja. Sebenarnya yang paling ramai saat ini apa? Apakah FIFA. Ya, sudah nanti kami ada ekskul itu,” kata Eri, Rabu (28/5).
Dia menyebut wacana itu sebagai salah satu cara agar anak-anak bisa menyalurkan kesenenanganya. Terlebih, bisa beprestasi di bidang esports.
“Jadi, nanti anak-anak itu tersalurkan (keinginannya). Mohon maaf ya, tidak akademik terus kan,” jelasnya.
Eri mengatakan ekskul esports itu diperuntukkan bagi siswa yang berminat dan tidak ada paksaan.
“Kalau ada yang senang Mobile Legends ya mau Mobile Legends. Kalau yang enggak suka ya jangan ikut karena itu bisa menghasilkan prestasi,” jelasnya.
Maka dari itu, Eri meminta kepada orang tua untuk peka menyikapi potensi yang dimiliki anak-anaknya agar bisa berkembang dan tersalurkan dengan baik.
Wali Kota Eri meminta Kadispendik mengkaji game online lain untuk dijadikan ekskul selain Mobile Legends.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News