Dinkes Jatim Catat Ada 9.437 Kasus DBD Pada Januari-April 2025

Selasa, 20 Mei 2025 – 09:34 WIB
Dinkes Jatim Catat Ada 9.437 Kasus DBD Pada Januari-April 2025 - JPNN.com Jatim
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono. (ANTARA/HO-Humas Dinkes Jatim)

Dia menambahkan kegiatan PSN dapat dilakukan dengan 3M Plus, yaitu pertama dengan menguras atau membersihkan tempat penampung air seperti bak mandi, vas bunga, tempat minum binatang peliharaan, tatakan dispenser. Kedua dengan menutup rapat Tempat Penampungan Air (TPA).

“Penyebab DBD adalah nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, karakteristik perindukan telur - jentik - pupa aedes adalah di tempat bermuatan air jernih yang dindingnya tidak bersentuhan langsung dengan tanah,” kata dia.

Langkah ketiga,lanjut Erwin, adalah menyingkirkan atau memanfaatkan serta mendaur ulang barang bekas seperti ban bekas, botol plastik, kaleng bekas. Dan, Plus yang paling penting adalah menghindari gigitan nyamuk.

“Menghindari gigitan nyamuk bisa dengan memakai kelambu, anti nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, menaburkan larvasida, dan memasang perangkap telur, perangkap jentik, dan perangkap nyamuk,” ucapnya.

Menurutnya, pencegahan bisa dilakukan dengan mengolah tanaman pengusir nyamuk seperti Sereh, Zodia dan lain sebagainya

“Upaya lain yang juga populer di masyarakat adalah Teknik fogging atau pengasapan. Tujuannya membunuh nyamuk dewasa yang dilakukan saat terjadi penularan di suatu daerah,” pungkas Erwin. (mcr23/jpnn)

Awal Tahun 2025 kasus DBD Jawa Timur menurun, Dinkes imbau masyarakat tidak lengah

Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha

Facebook JPNN.com Jatim Twitter JPNN.com Jatim Pinterest JPNN.com Jatim Linkedin JPNN.com Jatim Flipboard JPNN.com Jatim Line JPNN.com Jatim JPNN.com Jatim
JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News