MLBB Gandeng Guru Lewat Program Teacher Ambassador, Surabaya Jadi Kota Pertama
"Guru tetap dibutuhkan sebagai pendamping. Anak-anak tetap bisa bermain, tetapi jangan lupa belajar, ibadah, dan istirahat cukup. Keseimbangan ini yang harus dijaga," tuturnya.
Hal senada disampaikan Abdurrahman, guru Bahasa Indonesia di SMAN 2 Surabaya. Dia mengaku mendukung penuh hadirnya ekosistem Esports di sekolah. Dia juga ikut mendorong Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan untuk mengakomodasi minat siswa terhadap gim.
“Di sekolah kami sudah ada puluhan siswa yang tertarik Esports. Saat istirahat atau pulang sekolah, mereka bisa mabar antarkelas, bahkan bareng guru, tetapi saat jam pelajaran, main tetap tidak boleh,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini tak hanya menambah pertemanan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarsiswa.
“Kalau ada event, anak-anak antusias ikut. Kami ingin ke depan ada ekstrakurikuler khusus,” katanya.
Program MLBB Teacher Ambassador akan mulai berjalan efektif pada Juni 2025. Bentuk kegiatannya fleksibel, mulai dari ekskul, class meeting, watch party turnamen, hingga diskusi soal etika digital.
Program ini tak sekadar pelatihan, melainkan bagian dari upaya transformasi pendidikan digital yang lebih inklusif. Moonton berencana memperluas program ini ke berbagai kota lain di Indonesia sebagai wujud komitmen membangun ekosistem gim yang sehat dan mendidik. (mcr12/jpnn)
Guru didapuk menjadi duta perubahan lewat gim edukatif MLBB untuk membantu belajar para siswa di sekolah.
Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News