Jaga Lingkungan, Eri Minta Masyarakat Tidak Gunakan Popok Bayi & Pembalut Sekali Pakai
“Itu banyak popok yang ditemukan bukan dari Surabaya, tapi ditemukan di luar Surabaya. Namun, kami juga harus mengubah (kebiasaan) warga Surabaya agar tidak menggunakan popok kemudian dibuang ke sungai,” ungkapnya.
Baca Juga:
Menurutnya, jika warga tidak menjaga lingkungan sungai maka secara tidak langsung akan mengotori air minum yang setiap harinya dikonsumsi masyarakat Surabaya.
Sebab, PDAM Surya Sembada mengelola air sungai menjadi air bersih sehingga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga warga Surabaya.
“Sungai itu air yang dikelola dan bisa dimanfaatkan, bisa kita gunakan untuk apapun itu. Maka dari itu saya berharap sungai itu bisa terjaga kebersihannya dan tidak dibuangi sesuatu barang atau popok yang merusak kualitas air,” tuturnya.
Di samping itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Dedik Irianto mengungkapkan berdasarkan data dari DLH Surabaya, temuan popok sekali pakai yang ditemukan di Kali Brantas jumlah mencapai jutaan.
Menurut Dedik, jika penggunaan popok sekali pakai itu dibuang ke Kali Brantas, maka zat yang terkandung di dalam popok bisa mencemari lingkungan dan tubuh manusia.
“Sungai Brantas ini kan adalah bahan bakunya PDAM untuk yang kita gunakan sehari-hari, baik untuk minum, memasak, mencuci dan sebagainya” pungkas Dedik. (mcr23/jpnn)
Banyak temuan popok dan pembalut sekali pakai di Sungai Brantas, Wali Kota Eri ajak masyarakat ke popok dan pembalut kain
Redaktur : Arry Dwi Saputra
Reporter : Ardini Pramitha
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News