HET Minyak Goreng di Pasar Tidak Merata, Khofifah Janji Tingkatkan Suplai

Kamis, 26 Mei 2022 – 20:04 WIB
HET Minyak Goreng di Pasar Tidak Merata, Khofifah Janji Tingkatkan Suplai - JPNN.com Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau harga minyak goreng curah di Pasar Soponyono Rungkut Surabaya. Foto: Humas Pemprov Jatim

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim melakukan sidak harga minyak goreng curah di Pasar Soponyono Rungkut Surabaya, Kamis (26/7).

Dari hasil temuannya, kisaran harga minyak goreng curah di pasar itu Rp 15.500 - 16.500 per kilogram.

“Jadi, posisinya mengalami penurunan dari harga yang pernah mencapai Rp 20.000 per kilogram. Hari ini, kami konfirmasi ada yang sesuai dengan HET, yaitu Rp 15.500 per kilogram,” kata Khofifah.

Khofifah menyebutkan untuk suplai minyak goreng di Jawa Timur masih 19,2 ton per bulan, padahal kebutuhannya mencapai 35,4 ton per bulan.

“Artinya, suplai minyak goreng di Jawa Timur masih 55,7 persen. Jadi, masih kekurangan suplai yang lain,” katanya.

Itu, padahal produksi minyak goreng di Jawa Timur sudah dilakukan oleh 10 industri.

“Jadi, masih kekurangan suplai yang lain. Kami akan mencoba memaksimalkan suplai minyak goreng supaya bisa terpenuhi,” kata Khofifah.

Adapun dari hasil monitoring secara keseluruhan sebanyak 116 pasar tradisional di Jawa Timur menetapkan harga minyak goreng curah di kisaran Rp 16.000 - Rp 16.500 per kilo.

Dalam sidak harga minyak goreng curahnya, Gubernur Jatim Khofifah masih menemui yang tidak sesuai HET.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News